Partikel Bahasa Jepang Wa, Desu, Ka, Mo, dan No

Partikel Bahasa Jepang Wa, Desu, Ka, Mo, dan No (Materi 1)

Posted by

こんにちは semuanya, pada pertemuan pertama ini saya akan membahas partikel bahasa jepang yang sebelumnya pernah saya singgung pada pembahasan introduksi belajar bahasa jepang. Sebuah partikel sangat penting karena akan memudahkan anda dalam membaca.

Sebetulnya ada beberapa partikel selain は (wa), か (ka), です (Desu), も (mo), dan の  (no). Namun kita fokus dulu ke partikel ini, karena belajar juga memiliki proses, step by step, tidak bisa langsung semuanya.

Disini saya menggunakan buku Minna no Nihongo I untuk pembelajaran kita, nah jika tertarik untuk membelinya bisa menghubungi saya melalui menu kontak. Berapa harga bukunya? Harganya tidak terlalu mahal dan masih dibawah Rp100.000.

Belajar Partikel Bahasa Jepang

Sebelumnya pastikan bahwa diri anda sudah lancar dan bisa membaca setidaknya sebuah kalimat pendek huruf hiragana atau katakana. Jika masih belum familiar silahkan belajar hiragana dan katakana terlebih dulu.

Apa itu Partikel Bahasa Jepang?

Partikel dalam bahasa jepang adalah sejenis partikel atau kata bantu yang cukup penting dalam pembentukan kalimat bahasa jepang. Partikel juga yang akan menandakan adanya hubungan antara kata kata sebelum dan sesudanya. Partikel bahasa jepang juga bisa diartikan sebagai kata bantu atau kata sambung.

Setiap partikel mempunyai perannya masing-masing dan memiliki arti tersendiri tergantung bagaiamana bentuk kalimatnya. Penasaran dengan penggunaan dan contohnya? Mari kita bahas.

1. Partikel は (wa)

Pertama terdapat partikel は (wa), partikel ini digunakan untuk menunjukkan bawah kata sebelumnya adalah sebuah subjek atau topik. Cara menggunakannya ialah tuliskan dahulu subjeknya lalu diikuti dengan huruf は (wa).

Masih bingung bagaiamana maksud dari parker wa? Oke jika seperti saya berikan contoh penggunaan beserta artinya.

PenggunaanPelafalanArti
わたし ミラですWatashi wa MiradesuSaya Mira
やまださん せんせいですYamadasan wa SenseidesuYamada adalah guru

Catatan: Walaupun partikel ini dituliskan dengan huruf は (ha), namun kita harus membacanya menjadi Wa, karena digunakan sebagai partikel.

Dari contoh kalimat diatas kita dapat menganilasanya menjadi seperti berikut.

  • わたし (Watashi) = Sebagai subjek
  • は (Wa) = Sebagai partikel untuk menunjukan subjek
  • ミラ (Mira) = Nama orang sebagai objek

2. Partikel です (Desu)

Selanjutnya partikel desu yang memiliki fungsi sebagai pembantu dalam kalimat yang tidak memiliki kata kerja. Selain itu digunakan juga untuk memperlihatkan rasa hormat kepada lawan bicara anda.

Partikel desu juga memiliki arti sebagai penilaian atau kesimpulan dalam kalimat. Nah untuk contoh penggunaannya sendiri bisa dilihat melalui tabel dibawah.

PenggunaanPelafalanArti
わたしは インドネシアじんですWatashi wa Indonesiajin desuSaya adalah orang Indonesia
これは ほん です。Kore wa hon desuIni adalah buku

Mari kita analisi contoh kalimat partikel desu diatas.

  • わたし (Watashi) = Artinya “Saya” yang merupakan subjek dalam kalimat
  • は (Wa) = Sebagai partikel yang memberitahu bahwa sebelum partikel ada subjek
  • インドネシア (Indonesia) = Negara Indonesia
  • です (Desu) = Sebagai partikel untuk memperlihatkan rasa hormat kepada lawan bicara

3. Partikel (Ka)

Partikel (Ka) dapat diartikan menjadi apakah, siapakah, atau lainnya tergantung bentuk dari kalimat itu sendiri, yang fungsinya ialah sebagai pembentuk kalimat tanya dan selalu ditempatkan diakhir kalimat.

Ketika anda menggunakan partikel Ka untuk bertanya, nada pada saat menyebutkan partikel ka tersebut harus ditinggikan untuk menandakan bahwa anda sedang bertanya dan membutuhkan informasi dari lawan bicara. Berikut contohnya.

  • やまださんは インドネシアじんです
    Apakah sdr. Yamada orang Indonesia?
  • やまださんは せんせいです
    Apakah sdr. Yamada guru?

Bagaiamanpun bentuk kalimatnya, partikel ka harus diletakan pada akhir kalimat dengan nada tinggi ketika diucapkan. Jawaban dari pertanyaan diatas ialah はい, インドネシアじんです, yang artinya Ya, dia orang Indonesia. Atau はい, せんせいです, yang berarti Ya, dia guru.

4. Partikel も (mo)

Dalam partikel bahasa jepang dasar yang harus anda ketahui ialah partikel Mo, yang memiliki arti “Juga“, dan partikel も (mo) dapat menggantikan partikel は (wa) jika predikatnya sama dengan predikat sebelumnya.

Mo hanya bisa digunakan jika terdapat sebuah predikat, jika tidak ada predikat maka tidak boleh digunakan. Contohnya ialah おはようございます (selamat pagi), karena tidak memiliki predikat maka anda tidak boleh menggunakan partikel Mo untuk menyatakan selamat pagi juga (おはようございます).

Contoh penggunaan partikel も (mo) yang benar adalah sebagai berikut.

  • やまださんは インドネシアじんです. ミラさん インドネシアじんです.
    Yamada orang Indonesia. Mira juga orang Indonesia.
  • やまださんは 先生です. ミラさん 先生です.
    Yamada seorang guru. Mira juga seorang guru.

Mari kita coba analisa contoh kalimat yang sudah dibuat diatas agar lebih mudah untuk dipahami.

  • やまださん (Yamada-san) = Nama orang sebagai subjek
  • は (Wa) = Partikel wa penanda subjek
  • 先生 (Sensei) = Guru
  • です (Desu) = Pembentuk kalimat sopan
  • ミラさん (Mira-san) = Nama orang sebagai subjek
  • も (Mo) = Partikel mo pengganti wa yang berarti Juga

5. Partikel (No)

Partikel bahasa jepang selanjutnya ialah no. Partikel ini memiliki beberapa fungsi, yakni menunjukan kepemilikan dari sesuatu atau seseorang. Lalu dapat menghubungkan dua kata benda, yang mana kata benda pertama menerangkan kata benda yang belakang.

Contoh dari kalimat kepemilikan dan kata benda pertama menerangkan kata benda kedua adalah sebagai berikut.

  • 日本語本.
    Buku bahasa Jepang.
  • わたし
    Mobil (punya) saya

Jadi berbeda dengan bahasa Indonesia, yang mana kata benda yang menerangkan berada setelah kata yang diterangkan. Contohnya seperti diatas, dalam bahasa Indonesia dituliskan Buku bahasa Jepang, namun dalam Jepang dituliskan menjadi Bahasa Jepang Buku, tapi dalam pembacaan tetap menjadi Buku Bahasa Jepang.

Nah mungkin untuk materi pertama dalam belajar bahasa jepang bagian partikel bahasa jepang cukup sampai disini. Walaupun sudah banyak pembahasan yang membahas ini di google, tapi saya harap bisa bermanfaat untuk anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *