Pola Kalimat Bahasa Jepang

Pola Kalimat Bahasa Jepang (Materi 2)

Posted by

Hallo teman-teman, kembali lagi dengan Teamadara yang akan memberikan materi belajar bahasa jepang dengan lengkap. Kali ini merupakan pertemuan kedua, yang mana saya akan membahas pola kalimat bahasa jepang.

Namun karena kita mulai dari dasar, maka pola kalimat yang akan dibahaspun merupakan pola kalimat dasar yang wajib anda kuasai terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

Strukutur Kalimat Bahasa Jepang

Nah, pola kalimat bahasa jepang sangat berbeda dengan pola kalimat bahasa inggris dan indonesia, yang mana dalam bahasa jepang, predikat selalu berada diakhir kalimat, sehingga strukturnya menjadi SOP.

Sebelum masuk ke bagian pola kalimatnya, saya akan memberikan gambaran mengenai struktur kalimat bahasa jepang sendiri. Sebenarnya, pembentukan kalimat dalam bahasa jepang sangat fleksibel.

Arti dari fleksibel itu sendiri ialah bebas. Ya, anda bisa menyisipkan unsur apapun ke dalam kalimat dengan syarat predikat harus berada di akhir. Unsur-unsur itu sendiri yakni subjek, objek ataupun keterangan.

Pola kalimat bahasa jepang

Agar pola kalimat bahasa jepang lebih mudah dipahami silahkan lihat struktur kalimat bahasa jepang diatas. Dalam unsur tersebut kalian bebas mau mendahulukan objek atau keterangan dulu, karena hasilnya akan tetap sama saja.

Menentukan Unsur Kata Benda

Pola Kalimat Bahasa Jepang

Dalam menentukan unsur kata benda tersebut berbentuk subjek, objek atau keterangan, kita bisa menggunakan partikel wa, de, dan o untuk menandakan bahwa kata yang sudah saya katakan sebelumnya ialah sebuah subjek. Contohnya kalimat diatas, mari kita analisis.

  • Indra wa = Wa menunjukan bahwa Indra adalah sebuah subjek atau topik
  • Kantin de = De disini menandakan bahwa kantin merupakan tempat
  • Siomay o = O disini berarti mencirikan sebuah objek

Pola Kalimat Bahasa Jepang

Setelah mengetahui strukut dari kalimat bahasa jepang, sekarang mari kita lihat pembentukan pola kalimatnya, disini terdapat tiga kalimat yang akan saya bahas, yaitu kalimat yang menggunakan kata benda, kata sifat, dan kata kerja.

Selain itu terdapat pula bentuk positif dan negatifnya, karena dalam bahasa apapun pasti akan ada yang namanya kalimat positif dan negatif. Nah berikut ini pola kalimat bahasa jepang secara dasar.

Pola Kalimat Kata Benda

BentukSubjekPredikatPartikel
PositifIndra wasenseidesu
NegatifIndra wasenseijya arimasen
Negatif (formal)Indra wasensedewa arimasen
+ Indra adalah guru
– Indra bukan guru

Kalimat ini digunakan untuk memberikan penjelasan mengenai kata benda 1, yang kemudian akan dijelaskan oleh kata benda 2, misalnya, Indra adalah Guru. Indra merupakan subjek sekaligus topik karena menggunakan partikel wa, dan guru merupakan predikat.

Kalimat posif menggunakan akhiran desu, sedangkan untuk kalimat negatifnya menggunakan dewa arimasen atau jya arimasen. Dewa arimasen dan jya arimasen memiliki maksud yang sama, hanya saja dewa arimasen lebih terlihat formal.

Pola Kalimat Kata Sifat

BentukSubjekPredikatPartikel
PositifMira wakawai-idesu
NegatifMira wakawai-ijya arimasen
Negatif (formal)Mira wakawai-idewa arimasen
+ Mira cantik
– Mira tidak cantik

Hampir mirip dengan sebelumnya, kalimat ini digunakan ketika menjelaskan kondisi subjek. Subjek itu sendiri harus menggunakan partikel wa. Contoh kalimatnya adalah Mirasan wa kawai-i desu, yang artinya Mira cantik.

Seperti sebelumnya dan tidak memiliki perbedaan, bahwa untuk membentuk sebuah kalimat menjadi poisitif dan negatif cukup ubah partikel yang ada diakhir kalimat, yakni desu atau dewa arimasen.

Pola Kalimat Kata Kerja

BentukSekrang/ Yang akan datangWaktu Lampau
PositifMasumasuta
NegatifMasenMasendesuta

Terdapat perbedaan dalam penggunaan kata kerja dibanding dengan yang lainnya, karena disini terdapat kalimat positif, negatif, serta terdapat kalimat sekarang atau waktu yang akan datang, dan kalimat lampau yang sudah terjadi.

Agar lebih mudah dipahami saya akan memberikan contoh dari masing-masing bentuk kalimat diatas, berikut ini adalah contohnya.

  • + わたしは  べんきよします = Saya belajar (waktu sekarang)
  • – わたしは  べんきよしません = Saya tidak belajar (waktu sekarang)
  • + きのう べんきよしますた  = Saya belajar kemarin (waktu lampau)
  • – きのう べんきよしませんですた = Saya tidak belajar kemarin (waktu lampau)

Pola kalimat Kata Tanya

Pola kalimat bahasa jepang terakhir yang akan saya bahasa ialah kalimat untuk bertanya, yang mana menggunakan partikel ka yang sebelumnya sudah saya bahas pada bagian belajar partikel bahasa jepang.

Pola kalimat bahasa jepang untuk bertanya sangat simple dan mudah untuk dipahami, karena anda cukup menambahkan partikel ka dikahir kalimat. Dengan partikel tersebut maka kalimat akan berubah menjadi kalimat tanya.

Berikut adalah contoh kalimat tanya dalam bahasa jepang agar mudah untuk dipahami.

  • きのう べんきよしますた  = Apakah anda belajar kemarin?
  • きのう はたらきます = Apakah anda bekerja kemarin?

Nah mungkin pertemuan kedua kita cukup sampai disini saja dalam pembahasan struktur dan pola kalimat bahasa jepang. Semoga informasi yang saya berikan dapat bermanfaat, bila masih bingung silahkan komentar saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *